IniTata Cara Sholat Tarawih Malam Ini Lengkap. Bacaan Bilal : Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad. Jawaban Jamaah : Allahumma shalli wasallim 'alaihi. Rakaat Selanjutnya, Sebelum Rakaat 7-8. Bacaan Bilal : fadhlan minallahi ta'ala wa ni'mah. Jawaban Jamaah : wa maghfirutan wa ni'mah. Bacaan Bilal : Allahumma shalli 'ala Bukhari no. 1142 dan Muslim, no. 776) Kesimpulannya, tanpa dua rakaat ringan pun, sudah bisa dimulai shalat tarawih. Sedangkan dalam shalat malam atau tahajud, barulah diawali dengan dua rakaat ringan karena ada tidur sebelumnya sehingga butuh pemanasan. Cara melakukan dua rakaat ringan tersebut sama seperti melakukan shalat sunnah lainnya. Waktupengerjaan kedua sholat ini adalah bakda salat isya dan sebelum sholat subuh. Berikut ini tata cara sholat tarawih, witir, serta bacaan niat dan doanya. Dari sisi pengerjaannya, salat tarawih dapat dikerjakan sendirian ( munfarid) atau berjemaah. Salat tarawih hukumnya adalah sunah muakkadah atau sangat ditekankan pengerjaannya. Pujiansebelum sholat di atas mengandung syair pengakuan seorang hamba yang penuh dosa dengan memohon kepada Allah SWT "Yaa Allah, sungguh tidak ada Tuhan selain engkau. Dan saya bertaubat dengan sungguh-sungguh kepada-Mu dengan sebenar-benar taubat, taubat seorang hamba yang penuh dengan kedzaliman, hamba yang bahkan tidak memiliki dirinya BacaanBilal Salat Tarawih dan Witir 11 Rakaat Lengkap Dikutip 214 LAIN-LAIN: DOCUMENT SHALAT. Posted on Maret 2, 2012 by PISS-KTB Salalahuk Salalahuk merupakan sebuah syair berbahasa Jawa yang berisi puji-pujian kepada Baginda Nabi ﷺ dan tauhidiah. Umumnya, Salalahuk didendangkan selepas salat tarawih sambil tiduran (menabuh bedug). Salalahuk cukup populer di masyarakat Jawa, termasuk di Kabupaten Trenggalek. Meski belum jelas asal muasalnya, namun orang-orang meyakini hsVrZg. Pujian menjelang sholat tarawih pada bulan ramadhan ada kekhasannya sendiri. Hal ini karena bulan ramadhan dianggap bulan yang istimewa sehingga pujian menjelang sholatnya pun spesial Di Indonesia sudah lazim banyak Mushola atau Masjid atau Surau yang melantunkan pujian saat menjelang sholat, termasuk sholat Tarawih. Pujian menjelang sholat tarawih mempunyai kekhasannya sendiri. Bahkan kekhasannya inilah yang membuat para perantau ingin segera pulang kampung untuk menikmati pujian menjelas sholat tarawih yang hanya ada saat bulan ramadhan saja. Table of ContentsLirik atau Teks Pujian Menjelang Sholat TarawihArti atau Makna Teks Pujian Menjelang Sholat TarawihWaktu Pelantunan Pujian Menjelang Sholat TarawihPujian yang Membuat Kangen Pendengarnya Lirik atau Teks Pujian Menjelang Sholat Tarawih Asyhadualla illaha illallah Astaghfirullah, Nas’aluka ridlaka wal jannah, Wa na udzubika min sakhatika wannar. Allahumma innaka affun karim, tuhibbul afwa fa’fu anna ya karim. Allahumma salimna li ramadlan, Wassalim ramadlana lana wa tasalamhu minna mutaqabbala. Di atas merupakan lirik atau teks pujian yang dilantunkan menjelang sholat tarawih. Lirik atau Teks pujian menjelang sholat tarawih ini biasanya dilantunkan sambil menunggu para jamaah memasuki masjid dan siap melaksanakan sholat Isyak dan dilanjutkan sholat tarawih. Oiya jika ada kesalahan penulisan dalam lirik atau teks pujian di atas, saya sangat terbuka terhadap kritik, saran atau koreksi dari pembaca semua. Arti atau Makna Teks Pujian Menjelang Sholat Tarawih Saya bersaksi tiada tuhan selain Allah, saya mohon ampunan kepada Allah, kami mohon kepadamu ridlo, surga, mohon dijauhkan dari murkamu dan api neraka. Ya Allah engkau maha pemaaf lagi maha mulia, engkau mencintai pemaafan maka maafkanlah kami wahai dzat yang maha mulia. Ya Allah antarkanlah kami antarkanlah kami hingga sampai ramadlan, dan antarkanlah ramadlan kepada kami, dan terimalah amalan-amalan kami di bulan ramadlan. Itulah makna atau arti pujian menjelang sholat tarawih di atas. Dan kami siap menerima koreksi jika memang ada yang kurang atau keliru. Waktu Pelantunan Pujian Menjelang Sholat Tarawih Pujian menjelang sholat tarawih dilantunkan mulai awal bulan puasa. Masyarakat akan melantunkan Pujian ini pertama kali saat sesudah adzan shalat Isyak di malam pertama ramadhan. Tergantung waktu pengambilan keputusan pemerintah melalui sidang itsbat juga sih. Sesuai namanya, pujian ini dilantunkan setiap sesudah adzan dan sebelum iqamat shalat Isyak dan lanjut ke sholat tarawih selama bulan puasa. Biasanya juga dilantunkan saat ada acara-acara resmi yang bernuansa keagamaan selama bulan ramadhan. Seperti pengajian umum, pertemuan organisasi Islam dan lain-lain. Dan juga dilantunkan setelah adzan di Sholat lima waktu lainnya selama bulan ramadhan. Pujian yang Membuat Kangen Pendengarnya Siapapun kamu yang pernah tinggal di sepanjang pantura Jawa kamu akan mendengarkan pujian ini sepanjang jalan selama bulan ramadan ketika menjelang sholat Tarawih serta sholat lainnya. Ketika kamu mendengarkan maka kamu akan merasakan betapa syahdunya bulan puasa. Saya sebagai perantau saya selalu mudik lebih awal, selain menghindari macet juga karena demi menikmati lantunan pujian-pujian ramadhan ini khususnya pujian menjelang sholat tarawih. Saya selalu kangen dengan suara langgar, mushola dan masjid berlomba melantunkannya. Ya Allah, saya kangen rumah dengan segala kesederhanaan dan kehikmadan menikmati bulanmu yang mulia ini. Untuk kamu yang tahun ini tidak dapat menikmati silaturahim ke rumah, tetaplah sabar. Berdoalah semoga di tahun depan kita bisa sama-sama menikmati bulan puasa serta hari raya idul fitri di kampung halaman tercinta. Selain pujian menjelang sholat tarawih yang khas banget itu, ada tradisi juga lainnya yang khas yaitu Pujian Setelah tarawih. Pujian ini dilantunkan setelah sholat tarawih selesai atau tepatnya setelah doa sholat witir. Sebagai penanda rangkaian sholat tarawih sudah usai. Jamaah melantunkan pujian setelah tarawih sambil bersalaman dengan jamaah lainnya untuk merekatkan tali silaturahmi. Ada beberapa versi pujian setelah sholat tarawih ini, namun tidak ada masalah karena semuanya baik dan memiliki dasar. Demikian tulisan saya tentang pujian menjelang sholat tarawih. Mungkin tulisan yang akan menyesakkan dada bagi para perantau yang belum bisa menikmati ramadhan tahun ini dengan keluarga tercinta di kampung halaman. Marhaban ya ramadan, bulan penuh berkah dan ampunan. Post Views 243 Pos terkaitTeks dan Lirik Takbiran Kabiro Idulfitri LengkapPeringatan Hari Lahir Pancasila 2022, Ini TemanyaReuni Bani-banian, Tradisi Kumpul Keluarga Besar Orang TubanCara Walisongo Berdakwah Tentang Puasa, Begini CeritanyaNegara Anggota Mabims Kompak Tetapkan Awal Ramadan 1443 HBancakan Weton, Tradisi Peringatan Hari Lahir Orang Tuban – Salah satu tradisi yang selalu hadir dalam suasana bulan Suci Ramadhan adalah pujian-pujian syiiran Khas. Pujian setelah sholat tarawih ini sering dirindukan oleh sekian banyaknya heran, bulan suci Ramadhan memang sering dirindukan, terlebih pada saat suasana di bulan tersebut. Berikut ini lirik pujian di bulan Suci RamadhanPujian Setelah Tarawihنَوَيتُ صَوْمَ غَدِ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرٍ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَىLatin Nawaitu shauma gadhin an ada-i fardhi syahri ramadhani hadzihis-sa lillahi ta’ala. Artinya “Aku berniat puasa esok hari untuk melaksanakan kewajiba bulan ramadhan tahun ini karena Allah Taala”Bahasa Jawa Niat Ingsun Poso, Nutuko sedino Wengi, saking kang nekani ferdlune wulan romadhon, ing njerone tahun iki, Fardhu kerono Allah Ta’ala. Lailaaha Illallah Muhammadur Astaghfirullah Robbal Baroyaاَسْـتــَـــغْـفِرُ الله ْ رَبَّ الــْـــــْبَرَايـَا اَسْتــَغْــفِرُ الله ْ مِنَ الــْخَـطَايـَـا رَبِّ زِدْنـِيْ عِلــْـمًا نــَافــِعًا وَوَافِــقْ لـِيْ عَــمَلا ً مَقــْــبُـــوْلاً اَسْـتــَـــغْـفِرُ الله ْ رَبَّ الــْـــــْبَرَايـَا اَسْتــَغْــفِرُ الله ْ مِنَ الــْخَـطَايـَـا رَبِّ زِدْنـِيْ عِلــْـمًا نــَافــِعًا وَوَافِــقْ لـِيْ عَــمَلا ً مَقــْــبُـــوْلاً وَوَاهَـبْ لِيْ رِزْقًا حَلاَ لاً وَتــُبْ عَلَيَّ تــَوْبـَـةً نــَصُوْحًاLatin Astaghfirullah Robbal baroya Astaghfirullah minal Khothoya Robbi zidni ilman nafi’an wawafiq li amalan maqbula Astaghfirullah Robbal baroya Astaghfirullah minal Khothoya Robbi zidni ilman nafi’an wawafiq li amalan maqbula Wawahab li rizqon halalan watub alaina taubatan nasuhaArtinya “Aku mohon ampun kepada Tuhannya manusia. Aku mohon ampun kepada Allah sari segala kesalahan.”“Tuhan, tambahkan aku ilmu yang bermanfaat dan terimalah amal yang maqbul bagiku” “Aku mohon ampun kepada Tuhannya manusia. Aku mohon ampun kepada Allah sari segala kesalahan” “Tuhan, tambahkan aku ilmu yang bermanfaat dan terimalah amal yang maqbul bagiku” “Berilah aku rizki yang hakak dan terimalah taubat nasuha Jawa “Kawula nyuwun pangapunten dhumateng Gustining manungsa. Kawula nyuwun pangapunten dumateng Allah sedaya kalepatan kula.” “Dhuh Gusti, mugi karsaa nambahi ilmu ingkang migunani saha nampi amal saleh ingkang katampi kangge kula” “Kawula nyuwun pangapunten dhumateng Pangeraning manungsa, kula nyuwun pangapunten saking sedaya kalepatan” “Dhuh Gusti, mugi karsaa nambahi ilmu ingkang migunani saha nampi amal saleh ingkang katampi kangge kula” “Kawula mugi paring rejeki ingkang sayektos lan nampi tobat kula artikel terkait pujian pada setelah sholat tarawih. Semoga dapat membantu serta bermanfaat bagi kita semua. Selamat menyambut Ramadhan! - Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah khusus pada malam Ramadhan. Anjuran shalat Tarawih tertera dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda "Barangsiapa mengerjakan qiyam salat Ramadan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu," Bukhari dan Muslim. Di Indonesia, sebagian umat Islam mengerjakan sholat Tarawih dengan 20 rakaat, baik sendirian ataupun secara berjamaah. Ada sejumlah dalil yang mendasari anjuran melaksanakan ibadah ini dengan 20 rakaat pada setiap malam Ramadhan. Berdasar penjelasan di Buku Saku Sukses Ibadah Ramadan karya Ma’ruf Khozin, terbitan Pengurus Pusat Lajnah Ta’lif Wan-Nasyr atau LTN PBNU 2017, dalil anjuran shalat tarawih 20 rakaat dapat dirujuk dari riwayat para tabiin, di antaranya Said bin Yazid, Yazid bin Ruman, Yahya bin Said al-Qathan, dan Abdul Aziz bin Rafi'. Yazid bin Ruman berkata "Pada zaman Umar bin Khattab, orang-orang melaksanakan salat malam pada bulan Ramadan salat tarawih dengan 23 rakaat " Imam Muslim. Sementara dalam di buku Pedoman Shalat karya Hasby As-Shiddiqy hlm. 536-537, diterangkan bahwa Ibnu Hubban pernah menjelaskan, shalat tarawih pada mulanya dikerjakan 11 rakaat. Para ulama salaf biasanya menjalankan tarawih 11 rakaat dengan memanjangkan bacaan. Namun, karena dinilai agak berat, lalu mereka meringankan bacaan, dengan menambah rakaat menjadi 20 rakaat, tidak termasuk witir. Ada juga ulama salaf yang menganjurkan tarawih 36 rakaat, diakhiri dengan 3 rakaat witir. Hal itu merujuk pada kebiasaan umat Islam di masa Khalifah Umar Ibn Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Pada masa pemerintahan 3 khalifat itu, sholat tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat, ditambah 3 rakaat untuk salat witir, secara berjamaah di masjid-masjid. Oleh karena itu, jumhur mayoritas ulama juga menganjurkan jumlah shalat tarawih sejumlah 20 rakaat tersebut. Sementara Imam Malik mengajurkan shalat tarawih sebanyak 36 rakaat dan 3 rakaat untuk salat witir. Dalam kitab Bidayatul Hidayah karya Ibn Rusyd hlm. 152, Al- Tirmidzi menulis, "sebanyak-banyak rakaat tarawih yang diriwayatkan, bahwa Imam Malik salat 41 rakaat dengan witir."Tarawih 20 rakaat dilaksanakan dengan sholat 2 rakaat salam sebanyak 10 kali. Lalu, berlanjut ke sholat sholat witir 3 rakaat 2 kali salam. Sebagian umat Islam di Indonesia biasa mengiringi pelaksanaan sholat tarawih 20 rakaat dengan bacaan doa serta shalawat tertentu. Bacaan itu diucapkan berjamaah di tiap jeda 2 rakaat. Selain itu, setelah pengerjaan sholat tarawih 20 rakaat, dianjurkan untuk membaca doa kamilin. Berikut bacaan niat sholat tarawih 2 rakaat, teks bilal tarawih, dan doa kamilin dalam tulisan arab, latin beserta artinya. Bacaan Niat Sholat Tarawih 2 Rakaat Jamaah dan Sendiri Niat dalam suatu ibadah adalah keharusan. Ia menunjukkan kejelasan ibadah tersebut dan sebagai pembeda dari ibadah-ibadah lainnya. Kendati niat boleh diucapkan di dalam hati saja, tetapi ulama mazhab Syafi'i menyatakan bahwa melafalkan membaca dengan suara niat salat Tarawih juga dianjurkan. Niat salat tarawih dibaca sesuai dengan jumlah rakaatnya. Niat juga dibedakan dari keadaan salat Tarawih, apakah didirikan sendirian munfarid atau berjamaah jadi imam atau makmum.Berikut rincian bacaan niat shalat Tarawih 2 rakaat Arab-latin, dan Bacaan Niat Shalat Tarawih 2 Rakaat SendirianBacaan niat salat Tarawih 2 rakaat sendirian adalah sebagai berikut اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى Bacaan latinnya "Ushalli sunnatat tarāwīhi rakatayni mustaqbilal qiblati adāan lillāhi taālā."Artinya “Aku berniat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Swt.” 3. Bacaan Niat Shalat Tarawih 2 Rakaat Berjamaah sebagai Makmumاُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى Bacaan latinnya "Ushalli sunnatat Tarāwīhi rakatayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi taālā."Artinya “Aku berniat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Swt.”5. Bacaan Niat Shalat Tarawih 2 Rakaat Berjamaah sebagai Imamاُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى Bacaan latinnya "Ushalli sunnatat Tarāwīhi rakatayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi taālā."Artinya “Aku berniat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Swt.” Teks Bilal Tarawih Lengkap Bacaan Arab-Latin Ketika salat Tarawih 20 rakaat dilakukan secara berjamaah di masjid, umumnya ada pembacaan doa singkat dan salawat kepada Nabi Muhammad SAW di antara jeda 2 penjelasan di laman NU Online, meski tidak dilakukan di zaman Nabi Muhammad, praktik membaca doa dan salawat dalam salat Tarawih 20 rakaat dianggap sebagai tradisi baik. Alasannya, bacaan itu tidak bertentangan dengan syariat, sekaligus berisi doa dan penghormatan kepada Rasulullah SAW beserta para sahabatnya, terutama Khulafaur Rasyidin. Doa dan salawat pada jeda setiap mengerjakan 2 rakaat salat Tarawih itu dikenal dengan sebutan taradhdhi atau lantunan radhiallahu 'anhu semoga Allah SWT meridainya. Doa meminta keridhaan Allah SWT itu ditujukan pada empat khalifah yang memimpin umat Islam setelah Nabi Muhammad SAW doa dan salawat itu biasa diucapkan secara bersama-sama oleh jemaah dengan lantang, serta dipandu seorang bilal. Maka itu, ia biasa juga disebut dengan bacaan bilal tarawih. Biasanya, doa tersebut diucapkan dahulu oleh seorang bilal, dan kemudian disambut dengan bacaan salawat secara lantang oleh jemaah salat Tarawih. Berikut bacaan bilal sholat tarawih lengkap, sesuai dengan urutan pembacaannya di setiap jeda 2 rakaat. 1. Bacaan bilal sebelum memulai salat Tarawih 20 rakaatصَلُّوْا سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةَ رَحِمَكُمُ اللهُ Bacaan latinnya "Shallu sunnatat tarawiihi rak'ataini jaami'atan rahimakumullah."Artinya "Mari mendirikan salat sunah Tarawih dua rakaat berjemaah. Semoga Allah merahmatimu." Lantas jemaah salat Tarawih menjawab رَحِمَكُمُ اللهُ Bacaan latinnya "Rahimakumullah"Artinya "Semoga Allah merahmatimu." Bilal kemudian menimpali lagi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bacaan latinnya "Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad."Artinya "Semoga salawat dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Saw." Lantas, jemaah kembali menjawab اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ Bacaan latinnya "Allahumma shalli wasallim 'alaih"Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada beliau Muhammad Saw." 2. Bacaan bilal setelah 2 rakaat salat Tarawih Pertama فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ Bacaan latinnya "Fadlan minallahi ta'ala wa nikmah"Artinya "Semoga Allah SWT melimpahkan keutamaan dan nikmatnya." Lantas, jemaah salat Tarawih menimpali وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْ Bacaan latinnya "Wa maghfirotaw wanikmah"Artinya "Demikian juga ampunan dan nikmatnya." Bilal menjawab lagi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bacaan latinnya "Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad."Artinya "Semoga salawat dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Saw." Lantas, jemaah kembali menimpali اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ Bacaan latinnya "Allahumma shalli wasallim 'alaih"Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada beliau Muhammad." 3. Bacaan bilal setelah 2 rakaat salat Tarawih Keduaلْخَلِيْفَةُ اْلاُوْلَى سَيِّدُنَا اَبُوْ بَكَرْ الصِّدِّيْقُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ Bacaan latinnya "Al-khalifatul uula, sayyidina abu bakrin asshiddiq radhiallu anhu."Artinya "Khalifah pertama, Abu Bakar As-Shiddiq, semoga Allah Swt. merahmatinya. Lantas, jemaah menimpali bilal dengan bacaan berikut رَضِيَ اللهُ عَنْهُ Bacaan latinnya "Radhiyallu anhu."Artinya "Semoga Allah SWT merahmatinya." Bilal kemudian menimpali lagi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bacaan latinnya "Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad."Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada Muhammad SAW." Lantas, jemaah kembali menjawab اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ Bacaan latinnya "Allahumma shalli wasallim 'alaih"Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada beliau Muhammad SAW." 4. Bacaan bilal setelah 2 rakaat salat Tarawih Ketigaفَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ Bacaan latinnya "Fadlan minallahi ta'ala wa nikmah"Artinya "Semoga Allah SWT melimpahkan keutamaan dan nikmatnya." Lantas, jemaah salat Tarawih menimpali وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْ Bacaan latinnya "Wa maghfirotaw wanikmah"Artinya "Demikian juga ampunan dan nikmatnya." Bilal menjawab lagi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bacaan latinnya "Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad."Artinya "Semoga salawat dilimpahkan kepada Muhammad Saw." Lantas, jemaah kembali menimpali اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ Bacaan latinnya "Allahumma shalli wasallim 'alaih"Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada beliau Muhammad Saw.." 5. Bacaan bilal setelah 2 rakaat salat Tarawih Keempatاَلْخَلِيْفَةُ الثَّانِيَةُ سَيِّدُنَا عُمَرُ ابْنُ الْخَطَّابْ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ Bacaan latinnya "Al-khalifatust tsaniyah, Sayyidina Umar bin Khattab radhiallu anhu."Artinya "Khalifah kedua, Umar bin Khattab, semoga Allah meridainya." Lantas, jemaah menimpali bilal dengan bacaan berikut رَضِيَ اللهُ عَنْهُ Bacaan latinnya "Radhiyallu anhu."Artinya "Semoga Allah Swt. merahmatinya." Bilal menjawab lagi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bacaan latinnya "Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad."Artinya "Semoga salawat dilimpahkan kepada Muhammad Saw." Lantas, jemaah kembali menimpali اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ Bacaan latinnya "Allahumma shalli wasallim 'alaih"Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada beliau Muhammad." 6. Bacaan bilal setelah 2 rakaat salat Tarawih kelimaفَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ Bacaan latinnya "Fadlan minallahi ta'ala wa nikmah"Artinya "Semoga Allah SWT melimpahkan keutamaan dan nikmatnya." Lantas, jemaah salat Tarawih menimpali وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْ Bacaan latinnya "Wa maghfirotaw wanikmah"Artinya "Demikian juga ampunan dan nikmatnya." Bilal menjawab lagi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bacaan latinnya "Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad."Artinya "Semoga salawat dilimpahkan kepada Muhammad Saw." Lantas, jemaah kembali menimpali اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ Bacaan latinnya "Allahumma shalli wasallim 'alaih"Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada beliau Muhammad." 7. Bacaan bilal setelah 2 rakaat salat Tarawih Keenamاَلْخَلِيْفَةُ الثَّالِثَةُ سَيِّدُنَا عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانْ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ Bacaan latinnya "Al-khalifatust tsalitsah, Sayyidina Utsman bin Affan radhiallu anhu"Artinya "Khalifah ketiga, Utsman bin Affan, semoga Allah meridainya." Lantas, jemaah menimpali bilal dengan bacaan berikut رَضِيَ اللهُ عَنْهُ Bacaan latinnya "Radhiyallu anhu."Artinya "Semoga Allah SWT merahmatinya." Bilal menjawab lagi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bacaan latinnya "Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad."Artinya "Semoga salawat dilimpahkan kepada Muhammad SAW." Lantas, jemaah kembali menimpali اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ Bacaan latinnya "Allahumma shalli wasallim 'alaih."Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada beliau Muhammad." 8. Bacaan bilal setelah 2 rakaat salat Tarawih Ketujuhفَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ Bacaan latinnya "Fadlan minallahi ta'ala wa nikmah"Artinya "Semoga Allah SWT melimpahkan keutamaan dan nikmatnya." Lantas, jemaah salat Tarawih menimpali وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْ Bacaan latinnya "Wa maghfirotaw wanikmah"Artinya "Demikian juga ampunan dan nikmatnya." Bilal menjawab lagi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bacaan latinnya "Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad."Artinya "Semoga salawat dilimpahkan kepada Muhammad Saw." Lantas, jemaah kembali menimpali اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ Bacaan latinnya "Allahumma shalli wasallim 'alaih"Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada beliau Muhammad." 9. Bacaan bilal setelah 2 rakaat salat Tarawih Kedelapanاَلْخَلِيْفَةُ الرَّابِعَةُ سَيِّدُنَا عَلِيْ بِنْ اَبِيْ طَالِبْ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ Bacaan latinnya "Al-khalifatur rabi'atu, Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiallu anhu."Lantas, jemaah menimpali bilal dengan bacaan berikut رَضِيَ اللهُ عَنْهُ Bacaan latinnya "Radhiyallu anhu."Artinya "Semoga Allah SWT merahmatinya." Bilal kemudian menimpali lagi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bacaan latinnya "Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad."Artinya "Semoga salawat dilimpahkan kepada Muhammad Saw." Lantas, jemaah kembali menjawab اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ Bacaan latinnya "Allahumma shalli wasallim 'alaih."Artinya "Semoga salawat dan keselamatan dilimpahkan kepada beliau Muhammad." 10. Bacaan bilal setelah 2 rakaat salat Tarawih Kesembilanاَخِرُ التَّرَاوِيْحِ اَجَرَكُمُ اللهُ Bacaan latinnya "Aakhirit tarawiihi ajarakumullah"Artinya "Inilah akhir salat Tarawih, semoga Allah mengganjar pahala kepadamu." Jemaah salat Tarawih kemudian menjawab اَمِيْنَ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ Bacaan latinnya "Amiin ya rabbal 'alamiin"Artinya "Amiin, Ya Tuhanku Tuhan Semesta Alam" Setelah pembacaan doa dan salawat kesembilan di atas, sholat tarawih 2 rakaat yang kesepuluh dilakukan. Setelah tarawih dikerjakan genap 20 rakaat, dianjurkan membaca doa Kamilin. Bacaan Doa Kamilin setelah Tarawih Sebagaimana dikutip dari kitab Al-Adzkar 2012 yang ditulis Abu Zakaria Muhyuddin An-Nawawi, doa Kamilin lazim dibaca usai salat Tarawih. Lafal arab-latin doa kamilin adalah sebagai berikut اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ Bacaan latinnya "Allâhummajalnâ bil îmâni kâmilîn. Wa lil farâidli muaddîn. Wa lish-shlâti hâfidhîn. Wa liz-zakâti fâilîn. Wa lima indaka thâlibîn. Wa li afwika râjîn. Wa bil-hudâ mutamassikîn. Wa anil laghwi muridlîn. Wa fid-dunyâ zâhdîn. Wa fil âkhirati râghibîn. Wa bil-qadlâ’I râdlîn. Wa lin namâ’I syâkirîn. Wa alal balâ’i shâbirîn. Wa tahta liwâ’i muhammadin shallallâhu alaihi wasallam yaumal qiyâmati sâ’irîna wa alal haudli wâridîn. Wa ilal jannati dâkhilîn. Wa minan nâri nâjîn. Wa 'alâ sariirl karâmati qâ'idîn. Wa bi hûrun 'in mutazawwijîn. Wa min sundusin wa istabraqîn wadîbâjin mutalabbisîn. Wa min thaâmil jannati âkilîn. Wa min labanin wa asalin mushaffan syâribîn. Bi akwâbin wa abârîqa wa kasin min maîn. Maal ladzîna anamta alaihim minan nabiyyîna wash shiddîqîna wasy syuhadâ’i wash shâlihîna wa hasuna ulâ’ika rafîqan. Dâlikal fadl-lu minallâhi wa kafâ billâhi alîman. Allâhummajalnâ fî hâdzihil lailatisy syahrisy syarîfail mubârakah minas suadâ’il maqbûlîn. Wa lâ tajalnâ minal asyqiyâ’il mardûdîn. Wa shallallâhu alâ sayyidinâ muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajmaîn. Birahmatika yâ arhamar râhimîn wal hamdulillâhi rabbil âlamîn."Artinya “Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara salat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qada-Mu ketentuan-Mu, yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga Nabi Muhammad, yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan anugerah dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”Baca juga Doa Shalat Tahajud Setelah Tarawih & Sebelum Witir saat Ramadhan Formasi Rakaat Shalat Tarawih Versi Muhammadiyah & Cara Mengerjakan Tata Cara Sholat Tarawih 20 Rakaat, Niat, & Panduan Saat Pandemi - Sosial Budaya Kontributor Abdul HadiPenulis Abdul HadiEditor Addi M Idhom Pujian setelah tarawih adalah pujian yang dilantunkan ketika selesai doa witir. Pujian setelah tarawih ini biasanya akan mengiringi jamaah saat bersalaman. Saat bulan puasa tiba, maka banyak hal-hal yang khas bulan puasa mengiringinya. Termasuk puji-pujian yang ada di Mushola atau Masjid. Contohnya, masjid dan Mushola banyak yang melantunkan pujian puasa, yang merupakan pujian sebelum sholat lima waktu dimulai. Nah sekarang bahas pujian setelah tarawih saja yuk! Pengertian Pujian Menurut situs resmi Nahdlatul Ulama mengatakan bahwa Puji-pujian yang ada di mushalla, langgar atau masjid merupakan nyanyian puitis yang bernuansa keagamaan. Biasanya mushola atau masjid melantunkan pujian sebelum sholat, tapi ada juga yang melantunkannya setelah sholat termasuk pujian setelah tarawih ini. Setelah Tarawih, sebenarnya ada banyak macam pujiannya. Ada yang berbahasa Arab, ada yang berbahasa daerah. Saya di sini akan membahas pujian yang biasa jamaah lakukan di Desa Kapu, Kabupaten Tuban. Rabbana ya Rabbana, Rabbana Dzolamna Anfusana, Wa inlam Taghfirlana, Watarhamna Lana Kunana, Minal Khasirin. Di desa Kapu, sholat tarawih berakhir ketika sholat witir juga berakhir. Selanjutnya jamaah akan membaca doa setelah sholat witir, kemudian akan mengaminkan doa yang Imam baca, dan terakhir membaca niat puasa secara bersama. Uniknya saat membaca niat puasa, maka akan ada pembacaan niat dalam bahasa jawa. Beneran membuat kangen ramadan. Lirik atau teks pujian di atas menggunakan tulisan latin. Mohon maaf jika ada kekeliruan. Kami siap menerima koreksi jika tulisan di atas salah. Lalu berikut adalah makna dari pujian-pujian di atas. Wahai Pemelihara kami, sesungguhnya kami telah berbuat dhalim terhadap diri-diri kami. Dan jika Engkau tidak memberi ampunan untuk kami dan merahmati kami, sungguh benar-benar kami menjadi termasuk dari golongan orang-orang yang rugi. Waktu Melantunkan Pujian Setelah Tarawih Pujian setelah tarawih, sesuai dengan namanya maka jamaah akan melantunkannya setelah mereka selesai melaksanakan sholat tarawih. Mereka melantunkannya dengan bersalaman satu sama lain. Setelah membacanya, mereka membubarkan diri. Ini berarti pula sebagai tanda bahwa sholat tarawih sudah usai. Biasanya jamaah melantukan pujian ini sebanyak dua sampai dengan tiga kali. Setelah dua sampai tiga kali, biasanya jamaah sudah saling bersalaman dengan seluruh jamaah yang lain. Duh, syahdu betul. Lalu jamaah lainnya yang tidak membubarkan diri akan melanjutkan tradisi tadarusan di Mushola, langgar atau Masjid. Dahulu tadarus bisa sampai pukul namun akhir-akhir ini, tadarus berakhir pada pukul WIB. Jika ingin melanjutkan, ya tanpa pengeras suara. Membuat Kangen Pendengarnya Semua yang berbau ramadan sebenarnya sangat membuat kangen. Termasuk pujian setelah tarawih ini. Tradisi ini khas hanya terjadi saat ramadhan. Siapapun yang pernah merasakannya maka akan terus ingin merasakannya. Biasanya perantau akan mudik lebih awal demi menikmati tradisi ramadan di kampung halamannya masing-masing. Mengenang masa kecil, mengenang bersama teman-teman waktu kecil dan mengenang ketika bersama dengan keluarga besar. Selain dengan yang hidup, perantau juga akan mengenang dengan mengunjungi makam-makam desa. Di makam ini banyak orang-orang terkasih yang mengisi hari-hari bahagia waktu kecil khususnya saat ramadhan, beristirahat dengan tenang. Tradisi Menyambut Puasa Bulan puasa memiliki arti yang sangat penting bagi umat Islam di Indonesia. Saya pernah menulis tentang bagaimana walisongo mendakwahkan puasa, sehingga umat Islam di Indonesia begitu gembira ketika ramadan datang. Di desa kapu banyak tradisi yang dilakukan untuk menyambut puasa. Diantaranya berziarah ke makam leluhur yang sudah meninggal. Selanjutnya ada megengan. Untuk megengan nanti saya bahas di tulisan terpisah. Inti dari megengan adalah berkumpul berdoa bersama untuk menyambut ramadan. Selanjutnya ada bersih-bersih musholla atau masjid. Biasanya para pemuda-pemudi akan ke musholla terdekat untuk mempersiapkan tarawih hari pertama. Kalau kamu apa sih yang kamu kangenin ketika ramadhan tiba? Demikian tulisan mengenai pujian. Tradisi yang membuat kamu kangen dan rindu dengan bulan ramadhan. Untuk kamu yang tidak bisa pulang kampung, tetaplah semangat dan berdoa semoga semua sehat dan suatu saat dapat berkumpul dengan keluarga tercinta di Kampung Halaman. Post Views 3,072

lirik pujian sebelum sholat tarawih