Teknologiluar angkasa Indonesia sendiri dimulai sejak tahun 1976 dengan peluncuran satelit Palapa A1 dan tahun 1987 dengan peluncuran satelit Palapa B1, keduanya merupakan sebuah satelit komunikasi. Teknologi luar angkasa pasca perang dingin terlihat dalam pembentukan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) oleh Amerika Serikat dan Rusia pada
8Fakta Peluncuran Crew Dragon-2 Kerja Sama antara NASA dan SpaceX | Babak Baru Penelitian Luar Angkasa. Chikitta Carnelian 5 Juni 2020. Source: spaceflight.com. Pada tanggal 30 Mei 2020 lalu, kita menyaksikan salah satu peristiwa bersejarah di dunia, yaitu peluncuran roket kerja sama NASA dan SpaceX yang berisi dua astronot ke luar angkasa.
Share: VIVA – Pendiri perusahaan penerbangan luar angkasa swasta Virgin Galactic, Richard Branson, baru saja sukses melakukan penerbangan singkat ke antariksa menggunakan pesawat buatan perusahaannya sendiri. Mereka lepas landas pada Minggu malam, 11 Juli 2021 pukul 10.40 ET atau 21.40 WIB dari Spaceport America di New Mexico, AS.
beradadi luar angkasa. Ketika seorang astronout mendorong sebuah pensil (pensil mengambang karena tidak ada gaya gravitasi),pensil tersebut bergerak lurus dengan laju tetap dan baru berhenti setelah menabrak dinding pesawat luar angkasa. Hal ini
AkibatHilang Kontak, Astronot Hilang Selama 28 Tahun di Luar Angkasa. Astronot yang hilang di luar angkas selama 28 tahun setelah pergi ke luar angkasa ini bernama Charles Hinson yang berasal dari Amerika Serikat. Pada tahun 1963, NASA melaksanakan sebuah misi peluncuran roket Atlas yang membawa Charles Hanson.
Ketikaaliran gas menyembur keluar melewati mulut pipa, terjadi dorongan untuk mendorong roket ke ruang angkasa. untuk meluncurkan pesawat ruang angkasa Apollo dengan tiga orang awak. Ketika mengorbit Bulan, pesawat Apollo akan terpisah menjadi dua bagian. Modul pendaratan membawa dua orang astronaut ke permukaan Bulan, sementara bagian
Hitunglahkecepatan pesawat ruang angkasa B menurut pengamat yang diam di bumi. 10. Sebuah pesawat ruang angkasa A berkecepatan 0,6 c dari ekornya ditembakkan ke belakang sebuah sinar laser dengan kecepatan relatif 0,3 c. Hitunglah kecepatan sinar laser menurut pengamat yang diam di bumi. 11. Dua buah pesawat ruang angkasa berkejar-kejaran.
Mh9jF. Jakarta, CNBC Indonesia - Pesawat luar angkasa misterius mendarat di China. Teknologi dan misi pesawat yang baru tiba di Bumi tersebut membuat Amerika Serikat berita China, Xinhua, adalah yang pertama mengumumkan pendaratan sebuah pesawat luar angkasa di pusat peluncuran satelit Jiuquan. Menurt Xinhua, pesawat luar angkasa tersebut kembali ke Bumi setelah 276 hari mengelilingi Bumi di informasi soal misi pesawat antariksa rahasia China adalah teknologi roket yang membawanya ke atas atmosfer Bumi. China menggunakan roket yang bisa dipakai berulang kali reusable yang diberi nama Long March 2F. Namun, aktivitas wahana luar angkasa tersebut di orbit tidak diketahui. Setelah diluncurkan dari padang pasir Gobi pada Agustus 2022 menumpang Long March 2F, pesawat misterius China melepaskan sebuah di orbit, satelit tersebut terus diposisikan berdekatan dengan pesawat misterius. Pergerakan pesawat luar angkasa misterius China dipantau ketat oleh skuadron pertahanan ke-18 tentara antariksa AS US Space Force.Hanya saja, posisinya yang terus berdempetan dengan satelit membuat teknologi China sangat sulit dikenali. Kembali atau tidaknya satelit tersebut ke buritan pesawat luar angkasa China, juga tidak saat ini, tidak ada satupun foto pesawat luar angkasa misterius China. Nama pesawat itu juga dirahasiakan beserta teknologi serta ketinggian orbit pesawat dari permukaan Science Alert, kemungkinan besar China menguji coba teknologi yang serupa dengan US Space Force X37B. Pesawat yang didesain oleh Boeing tersebut adalah pesawat ulang alik yang sukses terbang ke orbit dan kembali ke Bumi untuk mendarat mulus di Kennedy Space Center milik NASA pada November 2022 lalu. [GambasVideo CNBC] Artikel Selanjutnya Tragis, Astronaut Menangis Lihat Bumi dari Luar Angkasa dem
Home Ruang Angkasa Selasa, 20 Juli 2021 - 0906 WIBloading... China Aerospace Science and Technology Corp CASC sukses melakukan uji coba terhadap pesawat untuk transportasi luar angkasa. Foto/dok A A A BEIJING - China Aerospace Science and Technology Corp CASC sukses melakukan uji coba terhadap pesawat luar angkasanya beberapa waktu lalu. Keberhasilan ini dikatakan China sebagai tonggak pengembangan teknologi transportasi luar angkasa yang dapat digunakan kembali."Pesawat ruang angkasa lepas landas dari pusat peluncuran di barat laut China pada hari Jumat dan menyelesaikan penerbangannya sesuai dengan prosedur yang ditetapkan," kata China Aerospace Science and Technology Corp CASC, kontraktor ruang angkasa utama negara itu seperti dilansir Reuters, Selasa 20/7/2021. Baca Juga Setelah melakukan penerbangan hingga atmosfer Bumi, pesawat itu kembali secara horizontal. Seperti diketahui, sebuah pesawat ruang angkasa yang dapat terbang ke ruang suborbital harus dapat melakukan perjalanan setinggi 100 km di atas permukaan bumi. CASC tidak mengatakan seberapa tinggi pesawat ruang angkasa itu terbang, atau menjelaskan jalur penerbangannya. Visual pesawat ruang angkasa atau penerbangannya tidak teknologi transportasi ruang angkasa yang dapat digunakan kembali merupakan simbol penting dari transisi China dari negara penjelajah luar angkasa 'besar' menjadi negara penjelajah ruang angkasa yang 'kuat'," kata CASC. Pesawat ruang angkasa yang dapat digunakan kembali akan menghasilkan frekuensi misi yang lebih tinggi dan biaya misi yang lebih rendah karena dapat digunakan kembali. Baca Juga Pada September tahun lalu, China mengirim pesawat ruang angkasa eksperimental ke ruang orbit dengan roket. Pesawat ruang angkasa itu kembali ke Bumi setelah dua hari mengorbit pada misi di media sosial China berspekulasi bahwa Beijing telah mengembangkan pesawat ruang angkasa seperti X-37B Angkatan Udara AS, pesawat ruang angkasa otonom yang dapat tetap berada di orbit untuk jangka waktu yang lama sebelum terbang kembali ke Bumi dengan diketahui apakah pesawat ruang angkasa orbital dan suborbital yang diluncurkan oleh China memiliki sayap tetap seperti Pesawat Luar Angkasa AS. ysw pesawat luar angkasa china administrasi luar angkasa nasional china cnsa perlombaan luar angkasa Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 8 menit yang lalu 46 menit yang lalu 51 menit yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu
Kelas 12 SMATeori Relativitas KhususPostulat Relativitas KhususSeorang astronaut mengamati sebuah pesawat luar angkasa yang berbentuk lingkaran berjari-jari R sedang diam di angkasa. Apabila kapsul pesawat luar angkasa tersebut bergerak mendekati astronaut dengan kecepatan relatif 0,5 C , penampang kapsul luar angkasa tersebut akan berbentuk.... a. lingkaran dnegan jari-jari \mathrm{R} c. lingkaran dengan jari-jari =\mathrm{R} d. oval dengan diameter besar =\mathrm{R} dan diameter kecil \mathrm{R} Postulat Relativitas KhususTeori Relativitas KhususRelativitasFisikaRekomendasi video solusi lainnya0245Sebuah elips memiliki setengah sumbu panjang a dan seteng...Teks videohalo friend di sini ada soal seorang astronot mengamati sebuah pesawat luar angkasa yang berbentuk lingkaran berjari-jari sama yaitu R 0, = R apabila kapsul pesawat luar angkasa tersebut bergerak mendekati astronot dengan kecepatan relatif P = 0,5 C maka yang ditanyakan adalah penampang kapsul akan terbentuk di mana Kita perlu mencari besarnya R aksen pada soal ini itu berlaku kontraksi panjang pada transformasi Lorentz gimana persamaan sebagai aksen = R 0 dikali akar dari 1 dikurang C kuadrat per C kuadrat di mana R 0 adalah jari-jari pesawat yang dia menurut dia yang mana yang dimaksud sebagai pengamat yang diam ini adalah berada di dalam pesawat luar angkasa dimana besarnya 0 menurut pengamat di dalam pesawat Pesawat akan sama ketika pesawat berada dalam keadaan diam kemudian R aksen merupakan jari-jari pesawat menurut pengamat yang bergerak terhadap kejadian dimana kejadian yang dimaksud pada soal ini adalah bergeraknya pesawat luar angkasa mendekati Astronaut pengamat dengan kecepatan relatif 0,5 c dan pengamat yang bergerak terhadap kejadian merupakan astronot yang mengamati pesawat luar angkasa tersebut dari luar kemudian v adalah kecepatan relatif dari pesawat luar angkasa c adalah kecepatan cahaya maka diperoleh bahwa R aksen = R besar dikali akar dari 1 dikurangi 0,5 C kuadrat per C kuadrat maka F aksen = R dikali akar dari 0,75 maka R aksen = 0,87 F nah kemudian karena kontraksi panjang terjadi Pada dimensi pesawat yang sejajar dengan Astronaut sebagai pengamat maka kontraksi panjang yang terjadi tidak bersifat simetris terhadap penumpang pesawat secara keseluruhan. Hal ini akan menyebabkan bagi astronot pengamat penampang kapsul luar angkasa tidak akan tampak seperti lingkaran melainkan oval dimana Sisi yang sejajar dengan pengamat yang bergerak terhadap kejadian akan tampak lebih pendek dari sisi sakit oval yang tidak terkontrol dan tetap bernilai R besar nah di mana apabila kita asumsikan diameter besar atau sisi 1 * 4 itu didefinisikan sebagai air besar atau R 0, maka disini dapat didefinisikan sebagai diameter kecil dimana pada perhitungan ini nilainya R aksen itu lebih kecil daripada nilai F 0 yang tepat adalah pilihan jawaban yang yaitu berbentuk oval dengan diameter besar yang besarnya adalah R besar dan diameter kecil itu besarnya kurang dari n besar Sampai ketemu di Pertanyaan selanjutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul
Apakah kamu penikmat film-film sci-fi, terutama yang mengambil tema cerita tentang planet dan kehidupan di luar angkasa? Selain genre romantis, komedi, horor, dan misteri, sub-genre luar angkasa juga masih menjadi favorit banyak orang karena dinilai bisa memberikan pengalaman menonton yang seru sekaligus menegangkan. Tak hanya itu, film-film tentang planet dan luar angkasa juga bisa membantu menambah wawasan mengenai alam semesta dan isinya yang pastinya belum kamu ketahui sepenuhnya. Kisah-kisah yang diangkat dalam ceritanya pun cenderung beragam, tidak lupa ditambahkan dengan cerita romantis, action, atau mungkin drama yang tentunya akan membuat kamu penasaran dengan jalan ceritanya. Berikut ini adalah beberapa film bertema luar angkasa yang seru untuk ditonton. 7 Film Luar Angkasa yang Seru 1. Ad Astra 2019 Film Ad Astra menampilkan kisah petualangan yang seru dan penuh dengan misteri. Menceritakan tentang seorang Astronot bernama Roy McBride Brad Pitt yang melakukan perjalanan ke bagian tepi luar tata surya. Perjalanan ini dilakukan untuk menemukan jejak ayahnya yang hilang, sekaligus juga untuk mengungkap misteri yang diduga akan mengancam kelangsungan hidup manusia di planet bumi. Film ini akan menambah pengetahuan sekaligus membuat penonton kembali berpikir ulang mengenai peran manusia di alam semesta. 2. The Midnight Sky 2020 Merupakan film fiksi ilmiah milik Amerika Serikat yang di adaptasi dari novel Good Morning, Midnight karya Lily Brooks-Dalton. Film ini diambil dari 2 sudut pandang yang berbeda, yakni dari sudut pandang seorang ilmuwan tua yang sakit-sakitan bernama Augustine George Clooney dan seorang astronot yang sedang hamil tua bernama Sully Felicity Jones. Augustine tengah berusaha menghubungi para awak pesawat yang berada di luar angkasa mengenai keadaan planet bumi yang sudah tidak layak huni, di sisi lain, para awak pesawat juga berada di situasi yang penuh ketegangan. 3. Don't Look Up 2021 Film ini menceritakan tentang kehidupan seorang mahasiswi jurusan astronomi bernama Kate Dibiasky Jennifer Lawrence dan profesornya yakni Dr. Randall Mindy Leonardo DiCaprio. Pada awalnya mereka sedang melakukan penelitian mengenai pergerakan benda-benda di luar angkasa, namun kemudian Kate menyadari bahwa ada komet yang bergerak ke arah bumi dan berpotensi membahayakan dalam kurun waktu 6 bulan saja. Sayangnya, tidak ada satupun orang yang mempercayai penglihatan mereka sehingga keduanya memutuskan untuk memberi tahu kabar ini ke media. 4. Chaos Walking 2021 Film Chaos Walking merupakan bentuk adaptasi dari novel terkenal The Knife Letting Go karya Patrick Ness. Film fiksi fantasi ini mengisahkan tentang kehidupan di masa depan yang menyebabkan sebuah kejadian hilangnya kaum wanita dari muka bumi. Sampai suatu ketika, Todd Hewitt Tom Holland bertemu dengan Viola Daisy Ridley di sebuah pesawat yang terdampar. Sebagai satu-satunya wanita yang tersisa, Viola menjadi target utama serbuan musuh yang tidak diketahui asal-usulnya, dengan bantuan dari Todd, Viola berusaha menyelamatkan diri dan mengungkap misteri yang ada. 5. Moonfall 2022 Film ini mengisahkan tentang kekuatan misterius yang secara tiba-tiba mampu mendorong bulan untuk mendekati planet bumi. Peristiwa ini menyebabkan terjadinya revolusi bulan yang lama-kelamaan bisa menyerempet bumi dan menghancurkan kehidupan seluruh manusia yang ada di dalamnya. Seorang ahli teori konspirasi bernama KC Houseman John Bradley berusaha untuk menghubungi NASA untuk melaporkan masalah ini, tapi usahanya selalu menemukan kegagalan. Di satu sisi, seorang astronot bernama Jo Fowler Halle Berry berusaha untuk terbang ke bulan dan menyelesaikan masalah ini, sekaligus juga untuk memberantas makhluk misterius yang mengganggu pergerakan planet-planet di tata surya. 6. Apollo 10 1/2 Space Age Childhood 2022 Film ini merupakan film animasi yang berlatar luar angkasa, menceritakan tentang kisah pendaratan pesawat Apollo 11 yang ternyata mampu mempengaruhi imajinasi anak-anak tentang kehidupan di luar angkasa. Film ini akan mengajak penonton untuk mengikuti kehidupan Stanley, seorang anak biasa yang harus merubah dirinya setelah ia mendapatkan tugas dari NASA untuk menjadi astronot yang mendarat di bulan. Akibatnya, Stan harus menjalani latihan layaknya astronot dewasa, supaya ia bisa memahami seluk-beluk dunia luar angkasa, sayangnya, ia tidak boleh memberi tahu pada siapapun terkait hal ini dan tetap harus menjalani aktivitas layaknya anak-anak pada umumnya. 7. 65 2023 Film bertema luar angkasa yang baru saja tayang pada bulan Maret 2023 ini mengisahkan tentang seorang pilot dan astronot bernama Dan Mills Adam Driver yang tengah menjalankan sebuah ekspedisi luar angkasa selama 2 tahun. Meski mengendarai pesawat jet dengan teknologi super canggih, Mills tidak menyadari kalau pesawat tersebut mengalami gangguan sistem yang membuatnya harus menabrak sebuah asteroid dan terdampar di sebuah planet misterius. Tanpa sadar, Mills sebenarnya mendarat di planet bumi yang pada saat itu masih berada dalam periode Cretaceous ± 65 juta tahun yang lalu, ia kemudian berusaha menjelajahi planet tersebut bersama dengan Koa Ariana Greenblatt, seorang penyintas yang juga sedang tersesat. Nah, itulah beberapa daftar film tentang planet dan ruang angkasa yang tentunya seru untuk ditonton sendiri atau bersama keluarga. Tak hanya film, ada banyak media lain yang bisa kamu gunakan untuk mencari tahu seluk beluk luar angkasa, salah satunya melalui media buku. Salah satu buku yang bisa kamu pilih adalah buku Science Wonder Quest Jelajahi Luar Angkasa!. Buku komik pendidikan ini bisa dinikmati oleh siapa saja, terutama untuk anak-anak dan remaja yang ingin tahu lebih banyak tentang luar angkasa dan kehidupan yang ada di planet tata surya. Menceritakan tentang perjalanan Seiichi dan July yang terombang-ambing di luar angkasa dan kemudian diselamatkan oleh Crown, makhluk hidup yang misterius. Mereka akan mengajak para pembaca untuk berpetualang mengelilingi berbagai planet, sampai akhirnya tiba ke dalam sebuah black hole penuh misteri. Kalau penasaran dengan kelanjutan ceritanya, buku ini bisa kamu dapatkan di toko buku Gramedia dan
Jakarta - Adanya kehidupan di Bumi berutang banyak pada fotosintesis, sebuah proses yang berusia 2,3 miliar tahun. Reaksi yang sangat menarik dan masih belum sepenuhnya dipahami ini, memungkinkan tumbuhan dan organisme lain memanen sinar Matahari, air, dan karbon dioksida sambil mengubahnya menjadi oksigen dan energi dalam bentuk adalah bagian integral dari fungsi Bumi sehingga kita menganggapnya biasa saja. Tetapi ketika kita melihat ke luar planet dalam pencarian tempat baru untuk dijelajahi dan didiami, jelas betapa langka dan berharganya proses itu."Seperti yang telah saya dan kolega saya selidiki dalam makalah terbaru yang diterbitkan di Nature Communications, kemajuan terbaru dalam membuat fotosintesis buatan mungkin menjadi kunci untuk bertahan hidup dan berkembang jauh dari Bumi," kata Katharina Brinkert, Asisten Profesor di Katalisis, University of Warwick, dikutip dari Science Alert, Jumat 9/6/2023. Ia menyebutkan, kebutuhan manusia akan oksigen membuat perjalanan luar angkasa menjadi rumit. Keterbatasan bahan bakar membatasi jumlah oksigen yang dapat kita bawa, terutama jika kita ingin melakukan perjalanan jarak jauh ke Bulan dan Mars. Perjalanan satu arah ke Mars biasanya membutuhkan waktu dua tahun, yang berarti kita tidak dapat dengan mudah mengirimkan pasokan sumber daya dari ada cara untuk menghasilkan oksigen dengan mendaur ulang karbon dioksida di Stasiun Luar Angkasa Internasional ISS. Sebagian besar oksigen ISS berasal dari proses yang disebut elektrolisis yang menggunakan listrik dari stasiun panel surya stasiun untuk memisahkan air menjadi gas hidrogen dan gas oksigen yang dihirup oleh astronaut. Ia juga memiliki sistem terpisah yang mengubah karbon dioksida yang dihembuskan astronaut menjadi air dan metana."Namun teknologi ini tidak dapat diandalkan, tidak efisien, berat, dan sulit dirawat. Proses pembangkitan oksigen, misalnya, membutuhkan sekitar sepertiga dari total energi yang dibutuhkan untuk menjalankan seluruh sistem ISS yang mendukung kontrol lingkungan dan pendukung kehidupan," jelas BuatanOleh karena itu, pencarian sistem alternatif yang dapat digunakan di Bulan dan dalam perjalanan ke Mars sedang berlangsung. Salah satu kemungkinannya adalah memanen energi Matahari yang melimpah di luar angkasa dan langsung menggunakannya untuk produksi oksigen dan daur ulang karbon dioksida hanya dalam satu input lain dalam perangkat semacam itu adalah air, mirip dengan proses fotosintesis yang terjadi di alam. Itu akan menghindari pengaturan rumit di mana dua proses pemanenan cahaya dan produksi bahan kimia dipisahkan, seperti di ISS."Ini menarik karena dapat mengurangi berat dan volume sistem, dua kriteria utama untuk eksplorasi luar angkasa. Tapi itu juga akan lebih efisien," papar kita dapat menggunakan energi termal atau panas tambahan yang dilepaskan selama proses penangkapan energi Matahari secara langsung untuk mengkatalisasi menyalakan reaksi kimia. Selain itu, pemasangan kabel dan perawatan yang rumit dapat dikurangi secara signifikan."Kami menghasilkan kerangka teori untuk menganalisis dan memprediksi kinerja perangkat fotosintesis buatan yang terintegrasi untuk pengaplikasian di Bulan dan Mars," klorofil, yang bertanggung jawab untuk penyerapan cahaya pada tumbuhan dan alga, perangkat ini menggunakan bahan semikonduktor yang dapat dilapisi langsung dengan katalis logam sederhana yang mendukung reaksi kimia yang para peneliti menunjukkan bahwa perangkat ini memang layak untuk melengkapi teknologi pendukung kehidupan yang ada, seperti rakitan generator oksigen yang digunakan di ISS. Hal ini khususnya terjadi bila digabungkan dengan perangkat yang memusatkan energi Matahari untuk menyalakan juga pendekatan lain. Misalnya, kita bisa menghasilkan oksigen langsung dari tanah Bulan regolith. Tapi menurut Brinkert, proses ini membutuhkan suhu tinggi untuk bekerja. Perangkat fotosintesis buatan, di sisi lain, dapat beroperasi pada suhu ruang pada tekanan yang ditemukan di Mars dan Bulan. Itu berarti mereka dapat digunakan langsung di habitat dan menggunakan air sebagai sumber daya utama."Ini sangat menarik mengingat keberadaan air es yang ditetapkan di kawah bulan Shackleton , yang merupakan tempat pendaratan yang disiapkan dalam misi Bulan di masa depan," kata Brinkert Mars, atmosfer terdiri dari hampir 96% karbon dioksida sehingga tampaknya ideal untuk perangkat fotosintesis buatan. Tetapi intensitas cahaya di Planet Merah tersebut lebih lemah daripada di Bumi karena jaraknya yang lebih jauh dari apakah ini akan menimbulkan masalah? Peneliti benar-benar menghitung intensitas sinar Matahari yang tersedia di Mars. Mereka menunjukkan bahwa manusia dapat menggunakan perangkat ini di sana, meskipun cermin surya menjadi lebih oksigen dan bahan kimia lain yang efisien dan andal serta daur ulang karbon dioksida di pesawat ruang angkasa dan di habitat merupakan tantangan luar biasa yang perlu dikuasai untuk misi luar angkasa jangka elektrolisis yang ada, yang beroperasi pada suhu tinggi, membutuhkan masukan energi yang signifikan. Dan perangkat untuk mengubah karbon dioksida menjadi oksigen di Mars masih dalam masa pertumbuhan, apakah itu didasarkan pada fotosintesis atau diperlukan penelitian intensif selama beberapa tahun untuk dapat menggunakan teknologi ini di luar angkasa. Menyalin bagian penting dari fotosintesis alam dapat memberi kita beberapa keuntungan, membantu kita mewujudkannya dalam waktu yang tidak lama lagi."Dampaknya akan sangat besar. Misalnya, kita sebenarnya dapat menciptakan atmosfer buatan di luar angkasa dan menghasilkan bahan kimia yang kita perlukan dalam misi jangka panjang, seperti pupuk, polimer, atau obat-obatan," ujar itu, kata Brinkert, wawasan yang mereka peroleh dari merancang dan membuat perangkat ini dapat membantu mereka memenuhi tantangan energi hijau di Bumi."Kita cukup beruntung memiliki tumbuhan dan alga untuk menghasilkan oksigen. Tetapi perangkat fotosintesis buatan dapat digunakan untuk menghasilkan bahan bakar berbasis hidrogen atau karbon sebagai pengganti gula, membuka jalan hijau untuk produksi bahan kimia kaya energi yang dapat kita simpan dan gunakan untuk bidang transportasi," jelas Brinkert."Eksplorasi ruang angkasa dan ekonomi energi masa depan kita memiliki tujuan jangka panjang yang sangat mirip keberlanjutan. Perangkat fotosintesis buatan mungkin menjadi bagian penting untuk mewujudkannya," simpulnya. Simak Video "Gelombang Salju hingga Panas Ekstrem Melanda Amerika Latin" [GambasVideo 20detik] rns/fay
sebuah pesawat luar angkasa ketika diam